Rabu, 31 Agustus 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau

Rabu, 31 Agustus 2016, 11:21

Gali Informasi, Anggota Polda Kalteng Sambangi Kankemenag

Suasana pertemuan antara anggota Dit Intelkam Polda Kalimantan Tengah bersama Kankemenag Pulang Pisau, Selasa (30/8).

Pulang Pisau (Inmas) Sejumlah anggota Dit Intelkam Polda Kalimantan Tengah menyambangi Kantor Kementerian Agama kabupaten Puang Pisau, Selasa (30/8). Kedatangan mereka dalam rangka menggali informasi terkait kemungkinan keberadaan kelompok yang berpotensi meresahkan masyarakat di Bumi Handep Hapakat.
Dalam pertemuannya bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Ardiansyah dan Kepala Seksi Bimas Islam Hairul Anwar, salah satu anggota Dit Intelkam Hengki. F mengatakan, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah senantiasa melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan instansi pemerintah guna mendapatkan informasi berkenaan dengan keberadaan kelompok atau ormas tertentu yang berpotensi menimbulkan keresahan.
"Kami berharap apa yang kami lakukan dengan bertemu Kankemenag Pulang Pisau bisa menginventarisir berbagai kemungkinan-kemungkinan," kata Hengki.
Menanggapi hal itu, H. Ardiansayah menuturkan, Kankemenag Pulang Pisau selalu siap bekerja sama dengan pihak kepolisian sebagai kontrol dan memberikan informasi serta penjelasan tentang keberadaan kelompok-kelompok pengajian, yang dianggap menyalahi dari pemahaman aqidah yang sesungguhnya, yang berpotensi menimbulkan reaksi negatif di kalangan masyarakat, sehingga bisa memicu terjadinya konflik.
"Kankemenag Pulang Pisau akan selalu terbuka memberikan informasi dan bekerja sama dengan pihak berwajib jika menemukan atau mendapatkan informasi berkenaan dengan kelompok yang mengarah kepada radikalisme," tegas H. Ardiansyah. (Mardi)

Selasa, 30 Agustus 2016



Peserta Sosialisasi Haji Sangat Antusias


Marabahan Humas. Peserta Sosialisai Haji Sangat Antusias mengikuti jalannya acara Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jejangkit, Selasa (30/08/16).
Antusiasme peserta begitu luar biasa dalam mengikuti sesi demi sesi pada kegiatan tersebut, karena sebagian besar peserta merasa semua materi perhajian itu merupakan khasanah pengetahuan yang baru. Hal tersebut terlihat ketika sesi diskusi baik kegiatan pertama dan kedua yang mana suasana forum diskusi begitu sangat hidup dengan sanggahan dan tanggapan dari peserta diskusi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Dr.H.Ahmadi H. Syukran, MM mewanti-wanti kepada peserta bahwa permasalahan haji begitu kompleks dari tahun ke tahun, oleh karena itu dibutuhkan strategi dan kerja keras dari semua pihak agar dapat meminimalisir permasalahan dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Berikan pelayanan terbaik bagi Calon Jamaah Haji (CJH) dengan mengutamakan kepentingan jamaah, kata Ka.Kemenag.
Sementara Kepala KUA Kecamatan Jejangkit, Muhammad Rasyidi, S.Ag, M.HI mengatakan, jumlah peserta ada 20 orang, semua warga Kecamatan Jejangkit dan narasumber dari Kemenag Batola. (Ref/Ft:Masgun)
https://kalsel.kemenag.go.id/berita/399181/peserta-sosialisasi-haji-sangat-antusias

Senin, 29 Agustus 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau

Senin, 29 Agustus 2016, 15:14
Calon Haji Pulang Pisau Dalam Kondisi Sehat
 

Sebagian jamaah haji asal Kalimantan Tengah saat berada di Arab Saudi.

Pulang Pisau (Inmas) Sebanyak 31 calon haji kabupaten Pulang Pisau dikabarkan dalam kondisi sehat. Bersama jamaah haji dari kabupaten lainnya yang tergabung dalam kelompok terbang 13, mereka telah menjalani sejumlah rangkaian ibadah, termasuk shalat arbain.
Informasi yang didapat Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau dari Kasi Sistem Informasi Haji Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah, H. Masgi menyebutkan, jamaah haji kloter 13 pada Minggu (28/8) sekitar pukul 02.00 WAS telah melaksanakan shalat arba'in.
"Alhamdulillah jamaah Pulang Pisau sehat," ujar H. Masgi.
Meski begitu, lanjut H. Masgi, terdapat satu jamaah haji Kalimantan Tengah yang wafat di Arab Saudi. Kemudian, terdapat jamaah haji Kotawaringin Timur yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) atas nama Rasmiah, dan satu jamaah asal Seruyan sedang menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atas nama Sukini.
Menanggapi informasi tersebut, Kakankemenag Pulang Pisau H. Abd. Khalik merasa bersyukur. Dia berharap seluruh jama'ah Pulang Pisau dan dari provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan, sehingga dapat menyelesaikan seluruh rangkaian dan prosesi ibadah haji dengan tuntas, dan kembali dalam keadaan sehat, serta menjadi haji yang mabrur. (Mardi)

Minggu, 28 Agustus 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau



Sabtu, 27 Agustus 2016, 17:24
Kankemenag Pulang Pisau Bakal Panggil 16 Guru Madrasah, Ada Apa?
Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau, H. Abd. Khalik.

Pulang Pisau (Inmas) Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau bakal memanggil 16 guru madrasah di kabupaten setempat. Mereka adalah guru yang berstatus PNS dan mengajar di madrasah swasta.
Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau, H. Abd. Khalik mengatakan, berdasarkan hasil inventarsasi yang dilakukan Seksi Pendidikan Islam, terdapat 16 guru negeri yang saat ini bertugas di madrasah swasta. Belasan "Oemar Bakri" itu akan dihadirkan ke Kankemenag Pulang Pisau untuk menindaklanjuti masalah pembayaran uang makan.
"Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 Tahun 2016 tentang pemberian uang makan bagi pegawai aparatur sipil negara disebutkan pada Bab II pasal 3 disebutkan bahwa pegawai negeri yang bekerja atau diperbantukan pada instansi non pemerintah tidak dapat diberikan uang makan," ujar H. Abd. Khalik, Jumat (26/8).
Sementara itu, pelaksana pada Seksi Pendidikan Islam Purnamawati mengatakan, pemanggilan tersebut diharapkan bisa menghasilkan solusi terbaik bagi para guru. Implementasi PMK 72/2016 akan berimbas pada banyak hal, diantaranya berkenaan dengan data sertifikasi yang berkaitan langsung dengan jam mengajar para guru.
"Selain itu, jika semua guru yang mengajar pada madrasah swasta dipindah karena alasan untuk mendapatkan hak uang makan, maka akan terjadi kekosongan guru pada madrasah swasta tersebut, yang berimplikasi pada kualitas pendidikan di beberapa wilayah di kabupaten Pulang Pisau," papar Purnamawati. (Mardi)

Sabtu, 27 Agustus 2016

 Calhaj Kloter 12 Tiba Tepat Waktu

Kelompok terbang (Kloter) 12 dari gelombang kedua telah mendarat di Bandara International King Abdul Aziz, Jeddah dengan keadaan selamat. Sesuai jadwal dari rencana perjalanan, rombongan tiba tepat pada pukul 18.30 waktu setempat.

Dalam laporan dari petugas haji daerah (via Whatsapp), Huzaini menerangkan bahwa para jama’ah calon haji tiba di Jeddah setelah menempuh perjalanan udara dari Embarkasi Balikpapan dan transit di Kota Padang, selanjutnya menuju Jeddah.

Ketika tiba, para jama’ah calhaj sebagian tampak kelelahan karena harus melakukan perjalanan yang cukup jauh. Namun, kesigapan tim kesehatan yang sedari sebelumnya sudah berada dengan satu rombongan, maka para jama’ah yang mengalami kondisi badan kelelahan dapat berangsur-angsur membaik.

Setelah menunggu di ruang tunggu bandara, rombongan jama’ah calhaj Kloter 12 kemudian menuju pemondokan yang sudah disediakan di kota Makkah. Pemondokan sendiri berada di sektor 2 Mahbas Jin dengan Arkan Bakkah Hotel sebagai tempat penginapan selama di Makkah.

Adapun jarak tempuh dari hotel tempat menginap menuju Masjidil Haram berjarak 4,4 Km dengan waktu tempuh kurang lebih 9 menit (berdasarkan pantauan dari Google Maps), dengan menggunakan Bus Sholawat yang stand by selama 24 jam dengan jumlah halte dan terminal transitnya 5 tempat di sekitar sektor tersebut.

Selain itu, berdasarkan laporan dari H. Sofiansyah, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) seluruh jama’ah kloter 12, yakni Kab. Kutai Timur, Berau, Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan di tambah dari Kota Samarinda baru saja menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram dengan lancar dan sesuai jadwal yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kemenag RI. Terangnya.

Saat ini, di sekitar pemondokan wilayah Sektor 2 Mahbas Jin cuaca berada di kisaran 45% celcius dan tampak di luar pemondokan/hotel, badai debu tengah menerjang dengan siklus yang sedang. Para jama’ah yang tidak ada kepentingan atau hal yang tidak mendesak dihimbau agar tidak bepergian keluar terlebih dulu. (fds)



Jumat, 26 Agustus 2016

Habar Kemenag Pulpis



Jumat, 26 Agustus 2016, 17:39
H. Abd. Khalik Undang Kamad Bahas Nasib Guru
Kakankemenag Pulang Pisau H. Abd. Khalik (paling kiri) bertemu sejumlah kepala madrasah untuk membahas nasib guru terkait uang makan.
Pulang Pisau (Inmas) Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau telah menerima salinan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 Tahun 2016 tentang Uang Makan Bagi Aparatur Sipil Negara. Dalam aturan tersebut, setiap instansi pemerintahan dilarang membayar uang makan kepada ASN yang diperbantukan di luar instansi non pemerintah.
Untuk membahas nasib guru terkait implementasi regulasi tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau H. Abd. Khalik memanggil beberapa kepala madrasah (Kamad), Jum'at (26/8). Dikatakan H. Abd. Khalik, dirinya masih belum bisa memahami sepenuhnya penerapan peraturan tersebut, khususnya bagi guru yang mengajar pada madrasah swasta.
"Namun sebagai langkah aman, kami akan menghentikan pembayaran uang makan bagi guru PNS yang mengajar di madrasah swasta," jelas H. Abd. Khalik.
Agar para guru tidak dirugikan, Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau bakal mengambil dua langkah. Pertama, akan dilakukan penataan ulang guru PNS yang mengajar di madrasah swasta. Mereka akan dipindahkan ke madrasah negeri agar bisa tetap mendapatkan uang makan.
Disadari H. Abd. Khalik, langkah pertama ini akan berisiko mengurangi jumlah guru di madrasah swasta. Hal itu karena selama ini madrasah swasta masih mengandalkan guru PNS yang ditempatkan di madrasah swasta tersebut.
"Bisa jadi akan ada kendala lagi terkait pembelajaran di madrasah swasta apabila jumlah gurunya berkurang akibat penerapan langkah pertama ini," ujarnya.
Langkah kedua, lanjut H. Abd. Khalik, Kankemenag Pulang Pisau akan menanyakan kepada setiap guru PNS yang ditugaskan di madrasah swasta apakah bersedia tidak mendapatkan uang makan apabila tetap ditempatkan di madrasah swasta. Apabila guru yang bersangkutan bersedia mengajar tanpa mendapatkan hak uang makan, maka Kankemenag Pulang Pisau tidak akan melakukan pemindahan.
"Kedua langkah kami ini memiliki konsekuensi masing-masing. Kami berharap pemerintah pusat bisa mengambil kebijakan pengecualian bagi madrasah swasta yang berada di daerah," ucap H. Abd. Khalik. (Mardi)

Kamis, 25 Agustus 2016

Calhaj Kutai Timur : Perjalanan Suci Meraih Kesempurnaan Ibadah

Tepat pada pukul 11.15 Wita, jum’at (26/08) seluruh calhaj Kutai Timur yang tergabung dalam kloter 12 bersama-sama dengan rombongan dari calhaj Kab. Berau, Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan bertolak menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 4112, seluruh calhaj kloter 12 tampak terlihat dari raut wajah mereka tidak mengalami keletihan, setelah sehari sebelumnya telah beristirahat di asrama haji dan melakukan pemeriksaan kesehatan kembali oleh tim medis setempat.

Ketua Kloter 12, H. Yarkani melaporkan “seluruh jama’ah pada kloter berjumlah 324 orang dan semua tampak begitu semangat ketika para rombongan diarahkan untuk menaiki bus yang mengantar kami ke Bandara Internasional Sultan Adji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan kemudian diarahkan untuk memasuki pesawat yang sudah siap mengantar kami”.

“Perjalanan sendiri diperkirakan akan menempuh waktu kurang lebih 10 jam dengan nantinya akan transit di kota Padang dan selanjutnya langsung ke Jeddah. Sedangkan seluruh petugas tim baik pembimbing ibadah, kesehatan dan petugas dari daerah sejak di asrama terus membantu kesiapan para calhaj hingga mengurus administrasi di bandara”.

Sedangkan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), H. Sofiansyah “dengan mengharapkan doa dari sanak keluarga di daerah, memohonkan agar dalam perjalanan dan tiba di tanah suci dalam keadaan sehat kemudian dapat melaksanakan rangkaian-rangkaian rukun dan sunah ibadah haji tanpa kendala hingga tuntas dan kembali ke tanah air dengan keadaan sehat dan selamat serta menjadi haji yang mabrur”.

Akhirnya, “Labbaik Allahumma Labbaik, Aku memenuhi panggilanMu ya Allah”. Atas nama pemerintah daerah, Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama, masyarakat Kutai Timur dan terkhusus keluarga para calhaj mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan ibadah haji 1437 H, “Haji yang mabrur tidak ada balasan lain kecuali surga”. (fds)
Kamis, 25 Agustus 2016, 23:17

H.Samsudin: ZI Langkah Konkrit Basmi Korupsi di Kementerian Agama


Sampit (Inmas) Guna meningkatkan komitmen Kementerian Agama terhadap Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai implementasi 5 nilai budaya kerja, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah melalui Subbag Ortala dan Kepegawaian menggelar Sosialisasi Zona Integritas Tahun 2016.


Pada sosialisasi itu, Kankemenag Kotim mengutus lima perwakilan untuk mengikuti Sosialisasi Zona Integritas lingkungan Kanwil Kemenag Kalteng, yang terdiri dari Kepala Kantor H. Samsudin, Kepala Subbag Tata Usaha H. Zainuddin, Fungsional Umum pada Kepegawaian Tiariyanto, Kepala MAN Sampit Idris dan Waka Humas MTsN Sampit Sri Agustini. Kegiatannya sendiri dipusatkan di Ballroom Aquarius boutique hotel Palangka Raya yang direncanakan akan digelar selama tiga hari dari tanggal 21-23 Agustus 2016.


Kakankemenag Kotim H.Samsudin, S.Pd.I mengatakan sosialisasi itu merupakan langkah konkrit komitmen Kemenag terhadap reformasi birokrasi sebagai pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.


"Harapannya dengan sosialisasi ini, khususnya bagi sakter kami bisa melakukan perubahan positif di semua aspek, baik dari penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan pelayanan publik", ucapnya.


Dikatakan Kakankemenag, hal itu bisa tercapai apabila mindset dan culturset revolusi mental setiap SDM bisa berkomitmen bersama-sama pada kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas yang muaranya berakhir pada kerja nyata bersih melayani. (ty)


Keberangkatan Calhaj Kutai Timur Diiringi Gema Takbir Illahi

Pemerintah Daerah Kab. Kutai Timur pada Rabu (24/08) malam hari memberangkatkan calon jama’ah hajinya sebanyak 133 orang melalui embarkasi haji Balikpapan melalui jalur darat dari kota Sangatta.

Tepat pada pukul 11.00 Wita, rombongan calhaj diberangkatkan melalui 4 buah Bus yang sudah dipersiapkan oleh pihak panitia daerah yang bekerjasama dengan kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur.

Rombongan calhaj sendiri, selepas sholat Isya, sudah berkumpul di Masjid Agung Bukit Pelangi dan didampingi oleh sanak keluarga dan handai taulan masing-masing. Ini terlihat dari banyaknya kerumuman para pengantar yang berada di halaman masjid maupun di dalam area sholat berjama’ah.

Pemberangkatan sendiri dihadiri langsung oleh Asisten Bupati Bidang Kesra, H. Mugeni dan dengan diiringi lantunan Gema Takbir Illahi, rombongan calhaj perlahan-lahan meninggalkan area sholat berjama’ah di dalam Masjid Agung menuju parkiran guna memasuki masing-masing Bus yang telah disiapkan.

Nampak, para pengantar yang hadir melambaikan tangan mereka dan tak ketinggalan pula isak tangis haru mengiringi keberangkatan calon-calon tamu Allah ini menuju tanah suci guna menunaikan rukun Islam yang kelima, ibadah haji di Makkah al Mukarrahmah.

Sebelumnya, pelepasan sendiri sudah dilaksanakan pada 1 hari sebelumnya pada Selasa (23/08) oleh Bupati, H. Ismunandar. Beliau sempat berpesan “agar semua yang berangkat pada tahun ini patut mensyukuri kesempatan berangkat untuk ibadah haji yang telah diberikan. Untuk itu bupati berpesan agar semua calhaj dapat saling menjaga, tidak membiarkan saudaranya berpergian sendiri. Jika sempat saat di Arafah, doakan masyarakat Kutim agar suasana semakin kondusif dan diberi kemudahan dalam mencapai kesejahteraan yang dicita-citakan”. Pintanya. (fds)

Habar Kemenag

Kamis, 25 Agustus 2016, 10:27

H. Abd. Khalik Minta Jajarannya Siap Hadapi Perubahan

Hamdani tengah mengikuti diklat calon penghulu di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin.

Pulang Pisau (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau H. Abd. Khalik mengatakan, aparatur pemerintah harus bersifat dinamis dan mampu bergerak mengikuti perubahan. Misalnya ada perubahan aturan berkenaan dengan tugas dan fungsi pegawai yang bertujuan untuk mengikuti situasi dan keadaan masyarakat yang semakin maju, maka hal itu harus dihadapi dan dijalani.
Hal itu dikatakan H. Abd. Khalik di ruang kerjanya, Rabu (24/8). Agar siap menghadapi perubahan, setiap pegawai Kementerian Agama harus membekali diri dengan berbagai pengetahuan dan kemampuan individu.
"Misalnya saat ini kami mengirimkan dua orang pegawai untuk mengikuti diklat kepenghuluan yang diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan di Banjarbaru. Pengiriman ini adalah bagian dari persiapan kami menghadapi perubahan regulasi dan tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan nikah," ujarnya.
Diklat tersebut, lanjut H. Abd. Khalik, diharapkan bisa membentuk dua pegawai Kankemenag Pulang Pisau yang dikirimkan untuk menjadi pribadi yang memahami seluruh mekanisme dalam pelayanan nikah. Di tempat yang berbeda, Hamdani, salah satu pegawai Kankemenag Pulang Pisau yang dikirimkan dalam diklat tersebut mengatakan kesiapan dirinya jika suatu saat dipercayakan mengemban tugas sebagai penghulu.
"Saya siap jika suatu saat tenaga saya dibutuhkan untuk memberikan pelayanan secara khusus berkenaan dengan pelayanan nikah," ucap Hamdani. (Mardi)

Habar Kemenag

Rabu, 24 Agustus 2016, 15:10

Kankemenag Pulang Pisau Lakukan Evaluasi Tim Zona Integritas

Rapat tim zona integritas Kankemenag kabupaten Pulang Pisau, Rabu (24/8), membahas sejumlah hal terkait pilot project zona integritas.

Pulang Pisau (Inmas) Untuk melihat sejauh mana capaian hasil tim zona integritas, Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau menggelar rapat evaluasi pada Rabu (24/8). Rapat tersebut sebagai tindak lanjut atas hasil sosialisasi zona integritas yang dilaksanakan di Palangka Raya pada 21 23 Agustus kemarin.
Kakankemenag H. Abd. Khalik yang langsung memimpin rapat evaluasi mengatakan, seluruh sistem dan mekanisme dalam menjalankan zona integritas sebagai pilot project harus sesuai dengan Peraturan Menteri Pendaya Gunaan Aparatur Negara Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas.
"Dan kita harus pastikan bahwa apa yang dilakukan di Kantor Kemenag Pulang Pisau sesuai dengan aturan tersebut," tegas H. Abd. Khalik.
Ditambahkan H. Abd. Khalik, penataan kinerja, manajemen perubahan, penataan tata laksana sumber daya manusia, penataan pengawasan, serta penataan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada integritas para pejabat dan ASN di pada unit kerja masing-masing merupakan bagian yang harus dilaksanakan dalam program zona integritas. Tim zona integritas Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau diharapkan bisa memetakan implementasi atas poin pelaksanaan pilot project tersebut.
"Semangat kita dalam zona integritas ini adalah semangat memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama," tegas H. Abd. Khalik. (Mardi)

Sabtu, 20 Agustus 2016

Tinjauan Irjen Kemenag RI Pada Pembangunan KUA

Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur merupakan salah satu diantara yang dipercaya untuk menerima bantuan proyek berupa pembangunan rehab untuk Gedung Balai Nikah dan Kantor Urusan Agama yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2016, tepatnya di Kec. Muara Wahau, Muara Bengkal dan Muara Ancalong.

Untuk mengetahui hasil perkembangan hasil pembangunan tersebut, tim dari Inspektorat Jenderal Kemenag RI pada 10 hingga 13 Agustus lalu melakukan monitoring dan evaluasi pada KUA yang berlokasi di 3 kecamatan tersebut.

Tim Irjen yang terdiri dari Abdul Hamid dan Soni Dede pun langsung menuju lokasi yang dimaksud didampingi Kepala Kemenag, H. Fahmi Rasyad dan Pengelola Program Anggaran, Komaruddin Dhukri dengan tujuan pertama adalah pada KUA Kec. Muara Wahau dan disusul di Kec. Muara Bengkal serta Muara Ancalong pada esok harinya.

Dalam tinjauan di Kec. Muara Wahau, pembangunan tercatat dalam realisasi fisik sebesar 31,98% dari rencana mingguan sebesar 38,25% dengan pelaksana yang dipercayakan pada CV. Zhafira Pratama dan sebagai konsultan pengawas CV. Vinudut de Engineering Consultant.

Untuk bangunan di Kec. Muara Bengkal, pembangunan realisasi fisik sudah mencapai 50,16% dari rencana mingguannya 18,36%. Adapun pelaksananya adalah CV. Alif Putra Pratama sebagai dan konsultan pengawas CV. CV. Epsilon Consulindo.

Sedangkan di Kec. Muara Bengkal, bangunan fisik sudah terealisasi pekerjaannya sebesar 16,05% dari rencana mingguannya 40,07% (minus). Hal ini dikarenakan adanya konflik internal antara penyedia dengan pekerja di lapangan. Sebagai tindak lanjutnya dilakukan teguran terhadap penyedia melalui pengawas proyeknya yakni CV. Analisa Teknik dan CV. Sukses Bersama sebagai pelaksana.

Adapun anggaran dari KUA di tiga kecamatan tersebut masing-masing adalah Rp. 811.656.000,- untuk KUA Kec. Muara Wahau, Rp. 811.656.000,- untuk KUA Kec. Muara Bengkal dan Rp. 1. 649.443.000,- untuk KUA Muara Ancalong, yang semuanya merupakan anggaran dari Sukuk atau SBSN Kementerian Keuangan dan sesuai dengan hasil trilateral meeting yang dilaksanakan di Kementerian PPN/Bappenas tahun 2015 lalu. (fds)

Kamis, 18 Agustus 2016

Verifikasi Persyaratan Pendirian Madrasah

Kasi Pendidikan Islam, Huzaini bersama Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur, Armiansyah serta tim pelaksana pada Kamis (18/08) melakukan peninjauan langsung terhadap kelayakan pendirian Madrasah Ibtidaiyah Hifdzul Qur’an Sangatta.

Di bawah yayasan Pesantren Ilmu Al Qur’an, pendirian madrasah ini telah memenuhi persyaratan administratif, teknis, dan kelayakan yang telah ditetapkan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan sebagaimana surat permohonan yang telah masuk di Kantor Kemenag beberapa bulan yang lalu.

Lebih jelas Huzaini menerangkan “verifikasi lapangan ini untuk melihat sejauhmana pemenuhan persyaratan administratif, teknis dan kelayakan yang diajukan apakah telah sesuai dengan kondisi di lapangan dan verifikasi ini sendiri dilaksanakan selama 2 hari”.

“MI Hifdzul Qur’an sendiri beralamatkan di jalan Yos Sudarso 3 gang Family 4 Kec. Sangatta Utara dengan ketua pengurusnya Muhammad Syukri dan dibantu oleh Sekretaris, H. Aramsyah sebelumnya sudah mendapatkan pengesahan dari Akte Notaris setempat dengan No. AHU-0029750.AH.01.04.Tahun 2016 tanggal 26 Juli 2016”.


“Selanjutnya, berita acara dan rekomendasi ini akan disampaikan pada Kantor Wilayah Kemenag Prov. Kaltim di Samarinda untuk kemudian dirapatkan untuk pemberian izin dan kemudian Surat Keputusan Izin Operasional nantinya akan dikeluarkan”. Jelasnya. (fds)

Senin, 15 Agustus 2016

PEMANTAPAN PEMBERANGKATAN CJH

H. ARDIANSYAH KOORDINASI PEMBERANGKATAN 

H. Ardiansyah di dampingi Pelaksana PHU Kemenag Kabupaten Pulang Pisau Irnawati, hadiri rapat koordinasi dan pemantapan pemberangkatan calon jama'ah haji Kabupaten Pulang Pisau bersama jajaran Pemerintah setempat yang di hadiri langsung oleh Sekretaris Daerah H. Afiadin Husni, di ruang rapat Bupati Pulang Pisau, Selasa (16/08)

H. Ardiansyah mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan pemantapan dan kesiapan seluruh unsur terkait, menjelang pemberangkatan calon jama'ah haji Kabupaten Pulang Pisau tahun 2016.

H. Ardiansyah juga menjelaskan bahwa 1 Orang Calon Jama'ah Haji Kabupaten Pulang dipastikan batal di berngkatkan karena yang bersangkutan sampai dengan saat ini masih belum pulih dari sakit, berdasarkan keterangan ahli waris yang bersangkutan Manaf Sihari mengatakan bahwa orang tuanya masih belum pulih dari sakit yang di deritanya, oleh karena itu pihak keluarga sepakat untuk melakukan penundaan sampai dengan keadaan orang tuanya membaik.

" PHU Kemenag Kabupaten Pulang Pisau yang diwakili oleh Joko Mahing, sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga calon jama'ah tersebut, sehingga sudah bisa kita pastikan bahwa yang bersangkutan dipastikan batal berangkat tahun ini, " tegas H. Ardiansyah.(Mrd)

Gubernur Pinta Tingkatkan Gerakan Pembangunan di Kalsel

Pelaihari - Humas. Tepat pada tanggal 14 Agustus 2016 usia Provinsi Kalimantan Selatan genap 66 Tahun, dengan mengusung tema Bacangkal Maharagu Banua yang mengandung makna kita sebagai warga daerah Kalimantan Selatan harus lebih giat bekerja untuk memajukan Kalimantan Selatan, serta memelihara adat dan tradisi budaya banjar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Laut H.Bambang Alamsyah saat membacakan pidato Gubernur Kalimantan Selatan pada Apel Gabungan dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalimatan Selatan tahun 2016 di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Pelaihari, Senin (15/08/16).

Menurut gubernur untuk meningkatkan kinerja tersebut dapat diaktualisasikan dalam berbagai dimensi pembangunan, baik pembangunan fisik, pembangunan mental maupun pembangunan kemasyarakatan. "Makna tema tersebut memang sangat kita perlukan saat ini, cukup banyak tantangan dan persoalan daerah, yang memerlukan kacangkalan kita dalam mengatasinya," katanya.

Ditambahkan gubernur, langkah yang harus diambil sekarang mengatasi perlambatan ekonomi, permasalahan kemiskinan dan pengangguran, rendahnya kualitas SDM, degradasi kualitas dan kuantitas lingkungan hidup, termasuk juga memperbaiki pelayanan dengan pendidikan dan kesehatan.

Untuk itu Gubernur mengajak semua elemen harus kompak dan bersatu padu dalam mewujudkan hari esok yang lebih cemerlang. "Semua pihak hendaknya menyumbang sesuatu yang berguna bagi banua, sesuai dengan posisi dan kedudukannya kita masing-masing," ujar gubernur.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankememenag) Kab. Tala H. Rusmadi, S.Ag.,S.Pd.I.,MM mengatakan keberlangsungan 66 tahun berdirinya provinsi Kalimantan Selatan sudah sepatutnya disyukuri. "Pada hari ini kita menyatakan wujud kecintaan kita kepada banua kita, yakni dengan melaksanakan dan memeriahkannya," kata Ka.Kankemenag.

Ka.Kankemenag mengungkapkan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan selatan serta pemerintah Kabupaten/Kota dan DPRD memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pemerintah yang baik, bersih dan bebas korupsi.

"Mari kita bersama-sama dukung dan melaksanakan pemerintahan untuk Kalsel yang lebih baik," ajaknya usai apel yang dilaksanakan bersama-sama dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut, Ketua DPRD, Sekda, FKPD, dan seluruh SKPD dilingkup Pemkab Tala. (Rep: Jumiati/ Ft: Dhodo)

Minggu, 14 Agustus 2016

Semangat Ajar Guru, Motivasi Pembelajaran

Menjadi guru yang baik saat mengajar bukan soal sifat guru tersebut, tapi soal kemampuan mengatur irama pembelajaran di kelas. Guru yang sifatnya baik pun akan cepat terbawa emosi jika anak didik mereka sering berlaku tidak tertib.

Huzaini, Kasi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur ketika ditemui di ruang kerja “mengharapkan kepada seluruh dewan guru yang bertugas dimana saja agar guru selain harus bersikap baik dan mampu memberi semangat serta motivasi di tempat mereka mengajar kepada anak didiknya”.

“Sebagai seorang guru, hendaknya mampu meningkatkan motivasi belajar di kelas, motivasi belajar anak didik dapat tumbuh dengan baik, jika guru berusaha memberikan pemahaman bahwa menuntut ilmu merupakan suatu kebutuhan bagi mereka, dengan belajar, maka apa yang dicita-citakan akan tercapai. Selain itu, dapat memberikan suasana yang nyaman dan kondusif, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara murid dengan guru dan tercipta perasaan suka terhadap pelajaran yang disampaikan”.

“Semangat pembelajaran dari guru tentu menjadi sebuah motivasi pembelajaran di kelas dan menjadi nilai lebih bagi anak didik asal seorang guru dapat memberikan metode pembalajaran yang kreatif dan menyenangkan tanpa membuat jenuh anak didik ketika berada di dalam kelas”.

Motivasi belajar sangat penting peranannya bagi anak didik, dengan motivasi tentu akan semangat dalam kegiatan pembelajaran dapat tercapai tujuan sesuai yang diharapkan dan anak didik secara pelan akan mengerti akan makna akan pentingnya bersekolah dan dapat menghormati tugas dan kewajiban mengajar guru.


Karenanya, guru mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan motivasi belajar, guru hendaknya merancang berbagai strategi dan membuat pembelajaran semenarik mungkin, agar anak didik semangat dalam mengikuti pemnbelajaran. (fds)

Sabtu, 13 Agustus 2016

Guru PAK Harus Menjadi Teladan

Nilai pendidikan pada hakikatnya merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan dan melahirkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan ditopang oleh iman dan ketaqwaan.

Dalam mendukung upaya sebagaimana dimaksud, para guru harus memiliki jiwa keteladanan bagi anak didik mereka. Konsep 5 budaya kerja Kementerian Agama RI merupakan dasar dalam melaksanakan tugas mulia itu.

H. Abdul Majid sebagai Plh. Kepala Kemenag Kab. Kutai Timur dalam arahannya ketika membuka kegiatan Peningkatan Kinerja Guru Agama Kristen di Hotel Kutai Permai, Jum’at (12/08) lalu, mengatakan, “nilai-nilai budaya kerja Kemenag merupakan suatu landasan pacu seorang aparatur negara, baik yang bertugas di kantor maupun yang bertugas sebagai seorang guru”.

“Saat ini di berbagai media telah kita ketahui bagaimana perkembangan dunia pendidikan secara umum. Ada beberapa oknum guru yang ketika menjalankan tugas mereka harus menjadi korban bagi anak didik mereka. Padahal tujuan dilaksanakan pendidikan terhadap anak didik adalah terwujudnya penyelenggaraan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip profesionalitas untuk memenuhi hak yang sama bagi setiap warga negara dalam memperoleh pendidikan yang bermutu (PP 74/2008)”.

"Guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya (Pasal 39 : 1).

Dalam mencapai tujuan tersebut, peran guru memegang tempat yang penting dalam menentukan keberhasilan. Oleh karenanya, guru-guru selain harus menjadi seorang yang profesional, nilai integritas, inovasi, tanggung jawab menjadi kekuatan tersendiri dalam mendidik anak murid di sekolah-sekolah dan yang menjadi nilai pentingnya adalah guru harus menjadi sosok teladan bagi muridnya.

Nilai 5 budaya kerja ini, diharapkan dapat tertanam pada guru-guru ketika bertugas, baik yang bertugas di madrasah maupun di sekolah-sekolah umum, baik guru yang mengajar pelajaran agama maupun non agama. Semua harus berupaya melaksanakan 5 nilai budaya kerja ini dan jadikan sebagai komitmen kita sebagai guru dan sebagai aparatur negara yang melahirkan SDM yang lebih berkualitas bagi daerah, bagi Kutai Timur. (fds)

Jumat, 12 Agustus 2016

PMA No.29/2016 Pedoman Untuk Tukin Pegawai ASN Kemenag

Kutai Timur (Inmas). Terbitnya Peraturan Menteri Agama No. 29 tahun 2016 tentang Pemberian, Penambahan  Dan Pengurangan Tunjangan Kinerja Pegawai Pada Kementerian Agama maka PMA No. 49 tahun 2014 Jo. PMA No. 48. Tahun 2015 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Sedangkan ketentuan yang mengatur tentang jam kerja pegawai aparatur PNS tetap dinyatakan sepanjang tidak ada bertentangan dengan peraturan dari menteri.

Lebih lanjut, Abdul Kholiq, Ka. Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kementerian Agama Prov. Kaltim ketika berada di Kab. Kutai Timur pada Kamis (11/08) lalu, menerangkan tunjangan kinerja ini diberikan kepada pegawai setiap bulannya, namun berdasarkan dari hasil kehadiran kerja, yakni 37,5 jam per minggunya dan capaian kinerja sesuai dengan kelas jabatannya sendiri”.

“Lalu apa itu kelas jabatan. Kelas jabatan sendiri adalah klasifikasi jabatan dalam satuan organisasi yang didasarkan hasil evaluasi jabatan yang selanjutnya digunakan sebagai dasar pemberian besaran tunjangan tersebut”.

“Sedangkan tunjangan kinerja sendiri tidak akan diberikan apabila pegawai yang  tidak mempunyai jabatan tertentu, pegawai yang diberhentikan sementara, pegawai yang diberhentikan dari jabatan negeri  dengan diberikan uang tunggu  dan belum diberhentikan sebagai pegawai, pegawai  yang diperbantukan pada instansi lain, pegawai yang diberikan cuti diluar tanggungan  negara, dan pegawai  pada badan layanan  umum yang  telah mendapatkan  remunerasi”.

Adapun pembayaran untuk penambahan tunjangan kinerja akan diberikan sebesar 50% dari selisih  dari  jenjang tukin di atasnya  apabila capaian kinerjanya sangat baik. Akan tetapi, pengurangan tunjangan akan terjadi jika pegawai tidak masuk kerja atau tidak berada di tempat tugas, terlambat masuk kerja, pulang sebelum waktunya, tidak melakukan rekam kehadiran elektronik masuk kerja dan atau pulang kerja atau tidak mengisi daftar hadir, dijatuhi hukuman disiplin dan atau nilai capaian kinerja tahunannnya dibawah nilai baik.


Pengurangan ini dinyatakan dalam 0% dan dihitung secara kumulatif dalam 1 bulan paling banyak sebesar 100%. Secara garis besarnya, pegawai yang tidak masuk kerja pada bulan berjalan, dikenakan pengurangan tunjangan kinerja sebesar 3% untuk tiap 1 hari dan pegawai yang tidak berada di tempat tugas (antara waktu masuk kcrja dan waktu pulang kerja) tanpa penugasan atau izin tertulis dari atasan langsung dikenakan pengurangan Tunjangan Kinerja sebesar 2 %. (fds)
Kedisiplinan Cerminan Aparatur Negara Yang Baik

Kutai Timur (Inmas). Sikap disiplin tentu bertujuan untuk mewujudkan perilaku yang pada hasilnya menjadi nilai positif bagi individu maupun kelompok. Kedisiplinan pun tak harus dilakukan oleh perorangan atau dalam bentuk berorganisasi. Di dalam instansi pemerintahan, nilai-nilai kedisiplinan bagi pegawai aparatur negara harus melekat dan dilaksanakan dengan maksud untuk mengoptimalkan pelayanan yang optimal dan menciptakan suasana kerja yang kondusif.

Terkait hal tersebut, Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur lewat bidang kepegawaian Sub Bagian Tata Usaha mengadakan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Tentang Kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Kamis (11/08) dan dihadiri  20 orang peserta.

Kepala Kemenag, H. Fahmi Rasyad ketika menyampaikan arahannya mengatakan “seluruh pegawai aparatur negara yang saat ini bekerja di lingkungan Kemenag Kutai Timur setidaknya harus melaksanakan salah satu dari 5 nilai budaya kerja yang menjadi semboyan lembaga kita, apalagi dapat menjalankan kelima nilai budaya tersebut, tentu citra positif di masyarakat terhadap pelayanan akan terjalin baik dan kinerja pegawai akan terus meningkat”.

“Dalam Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2010 salah satunya, menerangkan tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang menjadi prioritas utama dalam beraktivitas dan bekerja, baik yang berada di ibukota kabupaten maupun yang berada di kecamatan. Peraturan tersebut berlaku untuk semua aparatur negara dan harus dilaksanakan, baik kewajiban dan larangannya yang tercantum dalam butir-butir pasal yang sudah ditetapkan”.


“Namun, jika pada kesehariannya melakukan tindakan yang dilarang, maka atas nama instansi tentu akan memberikan hukuman kepada yang bersangkutan karena sudah melakukan tindakan yang dilarang. Hukuman itu sendiri bersifat hukuman disiplin dengan kategori Ringan, Sedang dan Berat. Untuk hukuman disiplin ringan, pegawai yang bersangkutan akan menerima teguran lisan kemudian teguran tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Untuk hukuman disiplin sedang, akan menerima penundaan kenaikan gaji berkala kemudian penundaan pangkat dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah, yang semuanya selama 1 tahun. Sedangkan untuk hukuman disiplin berat, akan menerima penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan jabatan dan pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri serta pemberhentian tidak hormat sebagai PNS”. (fds)

Kamis, 11 Agustus 2016

Pawai HUT Kab. Pulang Pisau

KEMENAG ISARATKAN KERUKUNAN DAN KEDAMAIAN MASYARAKAT

Memasuki usianya yang Ke-13 tahun bumi handep hapakat merubah gaya perayaan HUT Kabupaten Pulang Pisau dengan menyelenggarakan pawai pembangunan yang di meriahkan oleh 35 peserta pawai, mulai dari Dinas, SKPD, FKPD, di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau, dan Madrasah, serta Sekolah Umum mulai dari Tingkat dasar sampai Menengah, yang di selenggarakan di Pulang Pisau dan dilepas langsung oleh Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo, Kamis (11/08)

Peringatan HUT Kabupaten Pulang Pisau Biasanya di gelar dengan pestival perahu hias dalam setiap tahunnya, yang dirangkai dengan pergelaran pameran pembangunan, namun karena dirasa kurang mendapatkan antusias masyarakat, pihak penyelenggara merubah pola tersebut dengan pegelaran pawai, serta pameran pembangunan yang akan dibuka pada Jum'at 12/08 yang berlokasi di Halaman Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kabupaten Pulang Pisau

H. Edy Pratowo mengatakan pergelaran pawai dan pameran yang di gelar tersebut merupakan upaya pemerintah kabupaten Pulang Pisau untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar dapat mengetahui apa sebenarnya yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, mulai dari informasi pembangunan dan produk-produk industri yang dan kerajinan yang ada di Bumi Handep Hapakat, dengan mengunjungi stand-stand pameran nantinya, dengan begitu masyarakat Kabupaten Pulang Pisau dan Sekitarnya yang berkunjung bisa bertanya dan mendapatkan penjelasan secara langsung, tentang apa yang ada di Kabupaten Pulang Pisau. 

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau H. Abd. Khalik mengatakan, keikut sertaan dalam Pawai Pembangunan yang mengusung tema Pulang Pisau Rukun, Pulang Pisau Damai, Pulang Pisau Sejahtera, dengan menampilkan para Tokoh Agama yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, mengisyarat kepada masyarakat bahwa masyarakat Kabupaten Pulang Pisau harus memelihara kerukunan dengan sesama dan antar umat beragama, agar terbentuk sebuah kedamaian di lingkungan masyarakat bumi Handep Hapakat, sehingga dengan demikian maka akan tercipta rasa damai, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

"Kementerian Agama harus mampu menjadi yang tersepan dalam rangka memelihara kerukunan dan Kedamaian, sehingga mempu meraih kesejahteraan," papar H. Abd. Khalik. (mrd)

Rabu, 10 Agustus 2016

Wakil Bupati Kab. Malinau Melepas Langsung Jamaah Haji 1437H / 2016H

Malinau-Sebanyak 41 calon haji asal Kabupaten Malinau berkumpul di ruang Laga Pratu Pemda Malinau, dalam rangka pelepasan calon jamaah haji, Kamis (11/08/2016).
Topan Amrullah, S. Pd, M. Si Wakil Bupati Malinau mengungkapkan total calon jamaah haji yang akan dilepaskan sebanyak 41 dengan jumlah jamaah laki-laki sebanyak 18 dan wanita 23.Rencananya para jamaah haji akan diberangkatkan (20/08/2016) menuju Asrama Haji Balikpapan sehari sebelum keberangkatan.
Dalam sambutan Kakanmenag Kab. Malinau H. Ishak, S. Sos  memberikan pesan  kepada jamaah haji selama berada ditanah suci agar bisa beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada disana. Hilangkan sikap egois, mau menang dan merasa benar sendiri. Buang jauh-jauh sikap arogan dan meremehkan orang lain, bangun rasa kasih sayang dan semangat kebersamaan, perkuat persaudaraan, perkokoh persatuan, kembangkan jiwa solidarita, pupuk sikap toleransi dan saling menghormati, serta tampillah sebagai sosok haji indonesia yang santun dan berakhlakul karimah.
Seluruh jemaah calon haji akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci selama 40 hari. Rata-rata para jemaah telah menunggu selama lima belas tahun lamannya sebelum akhirnya mendapat giliran menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.

Wakil Bupati Kab. Malinau Topan Amrullah, S. Pd, M. Si  hanya berpesan kepada jamah haji agar menjaga kekompakan kebersamaan dalam beribadah dan jangan ketergantungan orang lain semoga diberikan kesehatan dan menjadi haji mabrur. (GBT)


CJH Kabupaten Pulang Pisau Pindah Kloter

CJH KABUPATEN PULANG PISAU PINDAH KLOTER

Kepala Kantor Kementerian Agama H. Abd. Khalik mewakili Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Pulang Pisau H. Basrun memberikan penjelasan kepada Petugas Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Pulang Pisau H. Suryadi saat melakukan konfirmasi jadwal keberangkatan Jama'ah Calon Haji (CJH) kabupaten Pulang Pisau diruang Kerja Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (11/08)

H. Abd. Khalik menjelaskan bahwa CJH kabupaten Pulang Pisau yang semula tergabung dalam kloter 12 di geser masuk pada kloter 13 bersama dengan CJH dari lima kabupaten lain yaitu, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Lamandau, Seruyan, dan Kabupaten Murung Raya dengan total jumlah CJH sebanyak 293 Orang didampingi TPHD sebanyak 5 Orang.

Sementara berkenaan dengan jadwal keberangkatan untuk CJH Kabupaten Pulang Pisau yang tergabung dalam kloter 13 akan di berangkatkan pada hari Sabtu siang, tanggal 20 Agustus 2016 Pukul 10.00 WIB dilakukan acara seremonial pelepasan CJH oleh Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo, dan tepat pada pukul 13.00 WIB CJH diberangkatkan dari Pulang Pisau menuju Embarkasi Antara di Palangkaraya, dan berdasarkan Protap yang sudah diterima dari PHU Provinsi Kalimantan Tengah CJH dijadwalkan masuk Asrama pada pukul 15.00 WIB.

"Saya menegaskan kepada seluruh personil PHU Kabupaten Pulang Pisau agar selalu melakukan koordinasi dan memberikan kabar berkenaan dengan jadwal keberangkatan yang sudah diterima kepada seluruh calon jama'ah," Kata H. Abd. Khalik. (Mrd)


 Pengumpulan Koper Calhaj Sudah di Terima Panitia Sebelum Pemberangkatan

Kutai Timur (Inmas). Sebelum bertolak ke Embarkasi Haji di Batakan, Balikpapan pada Rabu malam hari, 24 Agustus nanti. Diharapkan para calon jama’ah haji dapat mengantar kopernya ke Masjid Agung Bukit Pelangi, Sangatta guna diberangkatkan terlebih dahulu menuju embarkasi.

Ketua Panitia Haji Daerah 1437 H Kab. Kutai Timur, H. Heri Suprianto menyampaikan hal ini untuk memudahkan para calhaj yang akan berangkat dengan tidak membawa barang-barang berat di dalam Bus. 4 buah bus yang disediakan oleh panitia dikhususkan untuk penumpang calhaj dan tas tentengan saja.


Panitia nantinya akan menyiapkan kendaraan khusus untuk memuat koper berupa 1 buah Truck dan pada tanggal 24 Agustus tersebut, para panitia sudah siap untuk membantu untuk mengangkat koper yang di bawa terlebih dulu. Pengumpulannya sendiri di mulai selepas Sholat Dzuhur, pukul 14.00 hingga pukul 16.30 Wita.


Setelah di data jumlah koper dengan jumlah calhaj yang berangkat, truck yang akan membawa koper tersebut akan berangkat terlebih dahulu. H. Heri Suprianto pun menegaskan “pastikan barang-barang yang akan di bawa dan beban berat yang bisa dibawa dalam koper maksimal 32 Kg. (fds)

Selasa, 09 Agustus 2016

Uraian Keberangkatan Calhaj Dari Sangatta Menuju Embarkasi Haji Balikpapan

Kutai Timur (Inmas). Pemerintah Daerah Kab. Kutai Timur melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah tahun 1437 H terus mematangkan persiapan keberangkatan bagi calon jama’ah haji yang nantinya akan diberangkatkan pada tanggal 24 Agustus di Masjid Agung, Bukit Pelangi Sangatta.

Kabg Sosial, H. Heri Suprianto ketika menerangkan estimasi keberangkatan dan penjemputan di depan para calhaj yang hadir memenuhi pertemuan tersebut.

Dalam penjelasannya, pada Rabu tanggal 24 Agustus pukul 22.00 Wita seluruh calon jama’ah haji sudah berkumpul di Masjid Agung kemudian pada pukul 23.30 Wita berangkat menuju Embarkasi Haji Batakan di Balikpapan.

Dalam perjalanan, panitia haji daerah terus mendampingi hingga masuk dan di terima oleh petugas di embarkasi pada esok harinya pukul 11.00 Wita. Pihak panitia daerah juga akan menyiapkan 4 buah Bus untuk calhaj yang nanti dikawal oleh satuan Patroli dan Pengawalan dari Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kab. Kutai Timur serta tim kesehatan.

Dalam perjalanan, rombongan akan singgah pada beberapa titik yang sudah ditentukan, antara lain (1) simpang Bontang, (2) Rumah Makan Tahun Sumedang Tanah Datar, Muara Badak, (3) Masjid Darunni’mah Karang Asam, Samarinda, dan (4) Masjid di Km. 40 simpang Samboja.


Sedangkan penjemputan ketika sudah kembali ke Tanah Air pada tanggal 04 Oktober nanti. Pihak panitia sudah berada di Embarkasi Balikpapan untuk menjemput. Perjalanan diperkirakan akan berangkat pada malam hari, dikarenakan jama’ah haji tiba pada pukul 20.30 Wita dan akan tiba di Masjid Agung Bukit Pelangi pada Subuh hari. (fds)

Pemantapan Manasik Bagi Calhaj Kutai Timur

Kutai Timur (Inmas). Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima yang menjadi dambaan setiap muslim untuk melaksanakan kewajibannya, tentu bagi yang telah memenuhi persyaratan mampu atau istitha’ah, baik secara fisik, materi maupun mampu dalam pelaksanaannya.

Untuk itu, Pemerintah Daerah melalui Bagian Sosial bekerjasama dengan Kantor Kantor Kementerian Agama Kab. Kutai Timur melaksanakan kegiatan pemantapan Manasik Perjalanan Haji tahun 1437 H yang bertempat di Ruang Rapat LPTQ, lantai II Masjid Agung Bukit Pelangi, Sanggata, Selasa (09/08).

Sebanyak 132 orang dan ditambah 1 petugas haji daerah pun hadir pada kesempatan itu guna mempersiapkan hal-hal terkait keberangkatan nantinya.

Kepala Kemenag, H. Fahmi Rasyad ketika menyampaikan di hadapan para calhaj “tujuan penyelenggaraan ibadah haji adalah untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya melalui sistem dan manajemen penyelenggaraan yang baik agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan nyaman sesuai dengan tuntutna agama serta para jama’ah haji dapat melaksanakan ibadahnya secara mandiri dan memperoleh haji yang mabrur”.

“Dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci nantinya, tentu dapat diperoleh pembelajaran-pembelajaran akan arti kehidupan yang secara kasat mata dapat terlihat selama menunaikan ibadah haji. Oleh karenanya, sebelum jadwal keberangkatan tiba, mari kita semua bertaubat kepada Allah SWT dan memohon ampunan serta pertolonganNya agar dimudahkan menjalankan ibadah hingga tuntas”.


Selain dihadiri seluruh jama’ah haji dan petugas haji daerah, hadir pula petugas dari Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), H. Sofiansyah, Kepala Bagian Sosial, H. Heri Suprianto. Adapun estimasi keberangkatan calhaj akan diberangkatkan dari Sangatta nantinya pada tanggal 24 Agustus dan masuk di Embarkasi Haji, Balikpapan pada tanggal 25 Agustus esok harinya. (fds)

Senin, 08 Agustus 2016

Humas Kemenag Kalimantan Zona 8: MATERI DIKLAT

Selasa, 9 Agustus 2016, 08:49

Wakil Bupati Anjangsana ke Semua Kafilah


Ka.Kankemenag bersama Wabup dan Ketua I LPTQ Tanbu foto bersama dengan Kafilah Kusan Hilir. (06/08) HMS Tanbu/Hadi.

Batulicin
- Humas. Wakil Bupati Tanah Bumbu H.Sudian Noor didampingi Kepala
Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kab.Tanah Bumbu Drs.H.Abdul
Basit,MM menyambangi seluruh Kafilah untuk beranjangsana pada perhelatan
Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) XIII Tingkat Kab.Tanah Bumbu yang
digelar di Kec.Satui, Sabtu (06/08/16).
Dalam
kunjungan silaturahminya, Wabup yang didampingi isteri memberikan
semangat dan motivasi kepada 349 orang peserta yang mengikuti lomba pada
MTQ XIII. Selanjutnya orang nomor dua di Tanbu itu juga berharap agar
peserta menampilkan kemampuan terbaiknya sesuai dengan bidang lomba yang
diikuti. "Terus berikan yang terbaik untuk kafilah masing-masing,
semoga dapat menorehkan prestasi yang membanggakan," ajak H.Sudian.
Asisten
I yang juga Ketua I LPTQ Drs.H.M.Ijra`i,M.Pd turut memberikan dukungan
bagi seluruh peserta, Ijra`i berharap dengan adanya ajang lomba MTQ agar
mampu menciptakan generasi insan qur`ani yang mencintai dan senantiasa
mengamalkan membaca al-qur`an dalam hidup bermasyarakat.
"Semoga
semua peserta dapat menjadi panutan dimasyarakat dan mengaplikasikan
semua amalan yang terkandung dalam ayat suci al-quran," ucapnya kepada
setiap kafilah yang dikunjunginya.
Sebelumnya,
H.Basit menyampaikan pula agar semua peserta yang mengikuti lomba mampu
menjaga kondisi kesehatan, mengingat rangkaian kegiatan akan
dilaksanakan selama kurang lebih satu minggu.
H.Basit
juga berharap semua peserta bisa fokus menjalani masing-masing lomba
dan berusaha menjadi yang terbaik di kafilahnya sehingga dapat mengikuti
MTQ tingkat Provinsi nantinya. "Jadilah yang terbaik di MTQ agar dapat
keluar menjadi juara dan mengikuti MTQ tingkat selanjutnya," katanya.
(Rep: Risna/ Ft: Hadi)

Minggu, 07 Agustus 2016

Peringati HUT Kemerdekaan RI Dengan Kegiatan Olahraga

Pelaihari - Humas. Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-71 dan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada olahraga serta menambah keakraban maka dilaksanakan pertandingan olahraga antar instansi dan sekolah, para pemain dapat saling bertukar pengalaman guna meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Tanah Laut (Tala), tutur Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Tala, Drs.M.Noor saat membacakan sambutan Bupati Tala pada pembukaan kegiatan olahraga di lapangan Kodim 1009 Pelaihari, Kamis (04/08/16) sore.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara sesama serta memupuk kedisiplinan dan sportifitas. Kegiatan tersebut juga dapat menghasilkan bibit-bibit unggul yang menjadi aset daerah sehingga dapat mengharumkan Tala nantinya, ungkapnya kembali.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Tala (Ka.Kankemenag), H.Rusmadi, S.Ag, S.Pd,I, MM usai pelaksanaan menyampaikan, kegiatan tersebut tentu sangat penting maknanya bagi kita semua untuk menanamkan kesadaran dan nilai-nilai kebangsaan yang telah diletakkan oleh para pendahulu kita. Dengan demikian nilai-nilai tersebut akan senantiasa tetap menjiwai dalam kehidupan kita bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, jelasnya.

Dengan semangat HUT RI Ke-71 Ka.Kankemenag mengajak untuk mengenang kembali para pejuang dan pahlawan yang telah membela negara kita, sehingga dapat merasakan merdeka seperti sekarang ini, sebagai bangsa yang besar dan tentunya kita patut bersyukur betapa nilai-nilai kebangsaan tersebut menjadi acuan utama dalam menyikapi perkembangan dan perubahan dalam melaksanakan kehidupann bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pekan olahraga tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kab.Tala dengan mengelar berbagai perlombaan diantaranya sepakbola, futsal, bola voly, bola basket, bulutangkis antar instansi, catur dan gerak jalan yang dimulai dari Kamis (04/08) sampai lima hari kedepan.

Acara pembukaan tersebut dihadiri Ketua DPRD Tala, Dandim 1009 Pelaihari, Ketua Pengadilan Agama Pelaihari, Perwakilan Polres Tala, Ketua Koni Tala, para pejabat lingkup Pemkab Tala dan para undangan. (Ref:Jumiati/Ft:Dhodo)

H. MASRANI INGIN FKUB TINGKATKAN KEBERSAMAAN

Pulang Pisau (Inmas) Menjelang akhir tahun menyambut   Perayaan Natal dan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Tengah d...