Jumat, 30 September 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau

Sabtu, 1 Oktober 2016, 04:03

Bupati Edy Pratowo Sambut Kedatangan Jamaah Haji


Bupati H. Edy Pratowo tengah menyalami jamaah haji saat penyambutan di halaman Kantor Bupati Pulang Pisau, Jum'at (30/9).

Pulang Pisau (Inmas) Setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji dan menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju tanah air, akhirnya 32 jamaah haji kabupaten Pulang Pisau tiba kembali di kota Pulang Pisau, Jumat (30/9). Kedatangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Bupati H. Edy Pratowo.
Sebelumnya, jamaah haji harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari Palangka Raya menuju Pulang Pisau setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan proses lainnya di asrama haji Al Mabrur Palangka Raya. Mereka mendarat di bandara Syamsudinnor Banjarmasin pada Kamis (29/9) pukul 23.45 waktu setempat, dan diterbangkan kembali menuju Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya pada Jumat (30/9) sekitar pukul 01.15 WIB.
Saat menyambut kedatangan jamaah haji, H. Edy Pratowo mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Handep Hapakat. H. Edy Pratowo mengaku bahagia karena seluruh jamaah haji Pulang Pisau kembali dalam jumlah yang utuh.
"Selamat datang kembali di Bumi Handep Hapakat, dan selamat bertemu kembali dengan keluarga dan kerabat," ucap H. Edy Pratowo yang kala itu didampingi Kakankemenag H. Abd. Khalik dan sejumlah pejabat lainnya.
Setelah berjuang sekuat tenaga menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci Mekah, para jamaah terlihat datang dalam kondisi sehat meskipun sebagian diantaranya tengah sakit flu dan batuk, dikarenakan perubahan cuaca. Meski begitu, terdapat pula jamaah yang saat keberangkatan harus menggunakan korsi roda, ternyata saat kepulangan sudah mampu berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain. (Mardi)

Rabu, 28 September 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau


Rabu, 28 September 2016, 17:34

H. Ardiansyah Minta Pegawai Kemenag Untuk Saling Mengingatkan




Pulang Pisau (Inmas) Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau H. Ardiansyah meminta seluruh pegawai Kementerian Agama di kabupaten setempat untuk saling mengingatkan satu sama lain. Hal itu penting agar tercipta sistem kontrol yang berasal dari semua pihak.
Menurut H. Ardiansyah, menjalankan tugas dan fungsi sebuah lembaga memerlukan kerja sama dan solidaritas dari semua pihak. Salah satu bentuk kerja sama dan solidaritas itu adalah saling mengingatkan.
"Karena yang bisa melihat kesalahan seseorang adalah orang lain. Saling mengingatkan itu sangat penting," tegas H. Ardiansyah, Selasa (27/9).
Pejabat, staf, atau bahkan penjaga malam dan tenaga kebersihan memiliki peran yang saling berkaitan. Seluruh elemen tersebut harus memiliki irama yang sama dalam mewujudkan kinerja terbaik. Koordinasi dan kerja sama yang bagus di antara seluruh komponen harus terus ditingkatkan.
"Kita tidak akan mampu melakukan perbaikan jika mengabaikan kerja sama, dan jika kita mampu saling mengingatkan, maka dengan sendirinya kinerja kita akan semakin baik," ujar H. Ardiansyah.
Berkaitan dengan kinerja pegawai pada Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau, H. Ardiansayah mengatakan, sejauh ini seluruh pegawai sudah menunjukkan kinerja yang bagus. Namun hal itu harus terus dievaluasi secara rutin agar ada progress positif di antara para pegawai.
"Evaluasi sangat penting agar para pegawai bisa mengikuti perkembangan atas penilaian kinerjanya," kata H. Ardiansyah. (Mardi)

Selasa, 27 September 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau

Selasa, 27 September 2016, 16:48

Selasa, 27 September 2016, 16:48

Pegawai Kankemenag Pulang Pisau Diminta Terus Tingkatkan Kinerja



Puluhan pejabat dan pegawai tengah mengikuti pembinaan di aula Kankemenag Pulang Pisau, Selasa (27/9).

Pulang Pisau (Inmas) Pegawai Kementerian Agama di kabupaten Pulang Pisau diminta untuk terus meningkatkan kinerjanya. Saat ini, kinerja Kankemenag di wilayah yang berjuluk Bumi Handep Hapakat tersebut telah menujukkan hasil memuaskan, namun harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Permintaan itu terlontar dalam pembinaan pegawai yang diikuti oleh 51 peserta, Selasa (27/9). Kabag Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Kalimantan Tengah, H. Masrawan di depan kepala madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama, penyuluh, penghulu dan pengawas pendidikan, menegaskan pentingnya peningkatan kinerja. Apalagi Kankemenag Pulang Pisau menjadi salah satu pilot project zona integritas.
"Mari bersama-sama terus menerus meningkatkan kinerja kita masing-masing. Pengawasan dan pembinaan semacam ini harus menjadi momentum bagi pegawai untuk meningatkan kinerjanya," tegas H. Masrawan.
Dikatakan mantan Kakankemenag Pulang Pisau ini, semua pegawai berkewajiban mewujudkan zona integritas. Program tersebut hanya akan terlaksana apabila semua bergerak dalam semangat yang sama, yakni semangat melayani masyarakat dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.
"Seluruh pegawai pada Kementerian Agama harus menjadi lebih baik dari waktu ke waktu," bebernya.
Hal senada juga dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau H. Abd. Khalik. Dikatakannya, perubahan positif menuju arah yang lebih baik harus selalu diupayakan secara maksimal, sehingga kepercayaan yang diberikan kepada Kemenag Kabupaten Pulang Pisau tidak sia-sia.
"Saya berusaha agar seluruh pegawai dapat melaksanakan tugas masing-masing dengan lebih baik," ucap H. Abd. Khalik. (Mardi)

Minggu, 11 September 2016

H. Sofiansyah menyampaikan khutbah wukuf di Arafah
H. Sofiansyah, petugas haji dari Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Kab. Kutai Timur Kloter 12 pada Minggu (11/09) memimpin langsungnya khutbah pada waktu wukuf di Arafah dengan suasana yang mengharukan di antara jama’ah-jama’ah haji yang mendengarkannya.

Dalam khutbahnya, H. Sofiansyah menyampaikan bahwa “wukuf arafah merupakan tempat dimana seorang jama’ah haji akan dilantik menjadi haji yang mabrur, dimana segala rangkaian ibadah selama menunaikan ibadah haji diterima dan kembali menjadi insan yang  fitrah”.

“Rasulullah SAW, bersabda yang artinya “Haji yang mabrur tidak lain pahalanya adalah surga”. Oleh karenanya, menunaikan ibadah haji adalah memenuhi panggilan Ilahi. Hanya orang yang memiliki keimanan mendalam dan keinginan membaja yang mau menyambut panggilanNya”.

“Wukuf di padang Arafah merupakan gambaran dari sebuah kejadian besar yang akan dialami oleh seluruh umat manusia setelah dibangkitkan dari kematian pada hari kiamat nanti, yakni dikumpulkannya seluruh manusia di padang Mahsyar untuk mempertanggung-jawabkan segala amal perbuatan yang pernah dilakukannya selama hidup di dunia ini”.

“Pelaksanaan wukuf mengingatkan kepada kita akan hari kebangkitan itu. Ini merupakan kejadian yang maha dahsyat yang akan dihadapi oleh seluruh umat manusia setelah melalui tidur panjang dari kehidupan yang sebelumnya mereka jalani di dunia ini untuk mempertanggung-jawabkan sekecil apapun amal perbuatan yang telah dilakukan selama ini, amal perbuatan yang baik maupun amal perbuatan yang buruk”.

“Pada puncak haji ini, wukuf dapat dijadikan sebuah implementasi kita untuk kembali kepada Allah SWT seraya memohon ampunanNya atas segala perbuatan-perbuatan dosa yang selama ini kita lakukan, karena sebagai manusia biasa, setiap hari baik di sadari maupun tanpa disadari, kita selalu berbuat kesalahan dan menjadikan sebagai pendosa”.


“Di tempat ini, jadikan sebagai wadah untuk perenungan dan tafakkur dalam usaha pencarian kebenaran, hidayah, ampunan dan makrifatullah. Selain itu sebagai introspeksi kejiwaan dan ruhaniyah dalam perjalanan mengenal diri yang pada akhirnya akan mengantarkan kita mampu mengenal Allah SWT”.

Arafah adalah AnugerahNya, janjiNya, AmpunanNya, JaminanNya. Wujud nyata kasih sayangNya Untuk seluruh umat KekasihNya. Bersuci, hadapkan jasad sepenuh jiwa bersimpuh kehadiratNya, raihlah keagungan dengan ikhtiar bermuhasabah agar semua mendapatkan berkahNya. (fds)

Kamis, 08 September 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau


Kamis, 8 September 2016, 18:47
Pusdiklat Kemenag Lakukan Uji Sampel di Pulang Pisau
Pertemuan antara Kasubbag TU Kankemenag Pulang Pisau H. Ardiansyah dengan Pusdiklat Kementerian Agama, Selasa (6/9).

Pulang Pisau (Inmas) Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama RI pada Selasa (6/9) berkunjung ke Kantor Kementerian Agama kabupaten Pulang Pisau. Pusdiklat Kementerian Agama yang diwakili oleh Fauzan melakukan uji sampel atas kualitas guru mata pelajaran dan madrasah di kabupaten Pulang Pisau.
Saat menerima Fauzan, Kasubbag Tata Usaha H. Ardiansyah menuturkan, Kankemenag Pulang Pisau akan memfasilitasi Pusdiklat Kementerian Agama dalam mengumpulkan data yang diperlukan.
"Kami telah menghubungi guru mata pelajaran dan madrasah yang dijadikan sampel," ujar H. Ardiansyah.
Sementara itu, Fauzan menjelaskan, uji sampel tersebut diharapkan bisa mengukur kualitas dan keberadaan guru di daerah. Riset yang dilakukan merupakan kerja sama Pusdiklat Kementerian Agama RI dengan Universitas Islam Negeri (UIN) untuk mengukur keberadaan dan kemampuan guru, berdasarkan kemampuan profesi, kompetensi, kualifikasi, dan kesadaran berdasarkan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.
"Dengan kegiatan ini kami ingi mengetahui apakah guru di daerah mencukupi, jika tidak maka itu adalah kewajiban pemerintah pusat untuk mencukupinya," beber Fauzan.
Kabupaten Pulang Pisau dipilih sebagai salah satu lokasi penelitian karena dipandang cukup layak berdasarkan letak geografis dan tingkat kesulitan akses ke daerah yang dijadikan sasaran.
"MAN Pulang Pisau, MAN Maliku, MTsN Kahayan Hilir, MTs Annur, MTsN Maliku, MIN Tingang Menteng, MIN Maliku, MI Annur Handep Hapakat, MI Al-Muhajirin, serta 36 orang guru dilibatkan dalam uji sampel tersebut," jelas staf Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Pulang Pisau, Purnamawati. (Mardi)

Rabu, 07 September 2016

Habar Kemenag Pulang Pisau

Rabu, 7 September 2016, 13:08

FKUB Ajak Masyarakat Kahayan Tengah Jaga Kerukunan

FKUB kabupaten Pulang Pisau menggelar dialog kerukunan umat beragama di Kahayan Tengah, Rabu (7/9).

Pulang Pisau (Inmas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Pulang Pisau pada Rabu (7/9) menggelar dialog kerukunan umat beragama di kecamatan Kahayan Tengah. Di depan 50 peserta dialog, FKUB mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama.

Pengurus FKUB kabupaten Pulang Pisau, Nasrun Rambe mengatakan, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki keragaman dalam banyak hal. Dan sampai saat ini, keragaman tersebut menjadi modal pemersatu bangsa Indonesia.

"Keragaman tersebut juga kita alami di kabupaten Pulang Pisau, termasuk di kecamatan Kahayan Tengah. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaganya," kata Nasrun Rambe.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kankemenag Pulang Pisau, Hairul Anwar dalam dialog itu mengingatkan pentingnya interaksi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah, menurut Hairul Anwar, terus mendorong pembentukan masyarakat yang taat beragama, maju, sejahtera, cerdas dan saling menghormati dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia.

Pada kegiatan yang sama, Camat Kahayan Tengah Leting S menyambut baik adanya pelaksanaan dialog yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama kabupaten Pulang Pisau tersebut. Dia berharap dialog tersebut menjadi bentuk pembinaan kepada masyarakat secara berkala untuk terus memupuk semangat kerukunan umat bergaama.

"Penting bagi kita semua untuk memahami dan mengerti betapa kayanya bangsa Indonesia, dan memahami betapa perbedaan itu adalah kekayaan yang tidak di miliki oleh bangsa lain. Kerukunan umat beragama merupakan modal utama dalam melaksanakan pembangunan," tegas Leting. (Mardi)


Kamis, 01 September 2016

Rombongan Calhaj Kutai Timur Napak Tilas di Makkah
Sembari menunggu puncak haji di Armina nanti, rombongan calon haji dari Kab. Kutai Timur yang tergabung dalam kloter 12 melakukan napak tilas pada Rabu (31/08) waktu setempat dengan dipandu oleh Mutawwib, Ustadz H. Khaidar dan kawan-kawan yang bermukim di Makkah al Mukarrahmah.
Para rombongan sendiri diantar menggunakan 3 unit Bus Shalawat yang sudah disiapkan oleh panitia menuju tempat-tempat bersejarah di Makkah, antara lain di Jabal Rahmah, Jabal Nur, Padang Arafah, Mina dan Muzdalifah kemudian berakhir di Museum Haramain Makkah.
Dalam laporan dari Petugas Haji Daerah, Huzaini mengatakan “seluruh jama’ah dari Kutai Timur ketika berkunjung ke beberapa tempat tampak dalam keadaan sehat wal’afiat. Meskipun keadaan cuaca cukup panas, tak mengurangi semangat untuk berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah bagi umat Muslim di dunia”.

Senada dengan petugas haji daerah, Ismail Tanda Rocak salah satu rombongan calhaj Kutai Timur yang turut serta dalam rombongan “tampak begitu takjub akan tempat-tempat yang dikunjunginya tersebut. Tak terhingga bagaimana perjuangan para Nabi-nabi Allah dalam menjalankan dakwah dan perintah dari Allah SWT kepada umat-umat pada zamannya”.
“Di Armina (Arafah dan Mina), seluruh rombongan calhaj pun melakukan survei dimana lokasi ketika wukuf kemudian melihat dari jauh terowongan mina dan tempat melontar jumrah nantinya. Semoga pada saat tiba waktunya, kami semua dalam keadaan sehat dan diberikan kemudahan dari Allah SWT”. Harapnya. (fds)

H. MASRANI INGIN FKUB TINGKATKAN KEBERSAMAAN

Pulang Pisau (Inmas) Menjelang akhir tahun menyambut   Perayaan Natal dan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Tengah d...